PROBOLINGGO — Salamul Huda terpilih sebagai Ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Probolinggo Raya dalam Musyawarah Cabang (Muscab) II yang digelar di J'Bing Cafe, Kota Probolinggo, Sabtu, 19 September 2026.

Dalam proses pemilihan tersebut, Salamul Huda memperoleh 12 suara dari total 13 perwakilan cabang PMII yang memiliki hak suara. Perolehan suara tersebut mengantarkan Salamul Huda sebagai nahkoda baru IKA PMII Probolinggo Raya.

Muscab II menjadi forum organisasi bagi para alumni PMII di wilayah Probolinggo Raya untuk menentukan kepemimpinan sekaligus membahas arah organisasi ke depan. Selain agenda pemilihan ketua, forum tersebut menjadi ruang konsolidasi dan penguatan komunikasi di antara para alumni PMII.

Hasil Muscab II sekaligus menandai dimulainya kepemimpinan baru di tubuh IKA PMII Probolinggo Raya. Dengan mandat yang diperoleh melalui forum tersebut, Salamul Huda diharapkan dapat menjalankan kepemimpinan dengan melibatkan seluruh unsur alumni.

Salamul Huda menyampaikan bahwa amanah yang diterimanya tidak dipandang sebagai kemenangan pribadi. Menurutnya, hasil Muscab merupakan mandat bersama yang harus dijalankan dengan semangat kebersamaan serta melibatkan seluruh alumni dalam membangun organisasi.

“Ini bukan kemenangan pribadi, tetapi amanah dari seluruh alumni. Setelah Muscab ini selesai, mari kita bersama-sama membangun IKA PMII Probolinggo Raya agar semakin solid dan memberikan manfaat,” kata Salamul.

Ia menegaskan, kepengurusan IKA PMII Probolinggo Raya ke depan akan berupaya memperkuat konsolidasi internal organisasi. Selain itu, ruang kolaborasi juga akan diperluas agar potensi para alumni dapat dihimpun dan diarahkan untuk memberikan kontribusi di berbagai bidang kehidupan masyarakat.

Menurut Salamul, alumni PMII memiliki potensi yang besar untuk mengambil peran dalam berbagai ruang pengabdian. Karena itu, keberadaan IKA PMII Probolinggo Raya diharapkan tidak hanya menjadi wadah komunikasi antarlulusan atau alumni, tetapi juga dapat menjadi ruang bersama untuk membangun kolaborasi.

Konsolidasi internal menjadi salah satu hal yang menjadi perhatian setelah pelaksanaan Muscab II. Komunikasi antarelemen alumni dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan organisasi sekaligus memperkuat hubungan di antara keluarga besar alumni PMII di wilayah Probolinggo Raya.

Salamul juga mengajak seluruh alumni untuk mengakhiri berbagai perbedaan yang mungkin muncul selama proses Muscab. Menurutnya, dinamika yang terjadi dalam forum organisasi merupakan bagian dari proses untuk menentukan kepemimpinan dan arah organisasi.

Setelah keputusan Muscab ditetapkan, ia mengajak seluruh pihak untuk kembali membangun kebersamaan. Organisasi, kata dia, perlu menjadi rumah bersama bagi seluruh keluarga besar alumni PMII di Probolinggo Raya.

“Tidak ada lagi yang menang atau kalah. Kita semua adalah bagian dari keluarga besar PMII. Tugas kita sekarang adalah menjaga persatuan, memperkuat silaturahmi, dan menghadirkan kontribusi nyata untuk masyarakat,” ujarnya.

Dengan terpilihnya Salamul Huda, IKA PMII Probolinggo Raya memasuki fase kepemimpinan baru. Mandat tersebut diperoleh melalui Muscab II dengan dukungan 12 dari 13 perwakilan cabang PMII yang memiliki hak suara.

Ke depan, kepengurusan IKA PMII Probolinggo Raya akan diarahkan pada penguatan konsolidasi internal dan perluasan kolaborasi. Hal tersebut sejalan dengan harapan Salamul agar seluruh alumni dapat mengambil bagian dalam menjaga soliditas organisasi serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Muscab II pun menjadi momentum untuk memperkuat kembali komunikasi antarelemen alumni PMII di Probolinggo Raya. Dengan semangat kebersamaan, kepemimpinan baru diharapkan dapat mengakomodasi keterlibatan seluruh alumni dalam perjalanan organisasi ke depan.