JAKARTA – Kabar menggembirakan datang bagi calon jemaah haji dan umrah Indonesia. Presiden Prabowo Subianto memastikan pembangunan Kampung Haji di Mekkah menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus menekan biaya penyelenggaraan ibadah haji.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Malang, Minggu (8/2).

Kepala Negara mengungkapkan bahwa Indonesia memperoleh hak istimewa yang belum pernah diberikan kepada negara lain, yakni kepemilikan lahan di Kota Suci Mekkah.

Menurut Prabowo, Pemerintah Arab Saudi bahkan merevisi undang-undang mereka guna memuluskan rencana Indonesia membangun Kompleks Kampung Haji. Kebijakan ini disebut sebagai bentuk penghormatan tinggi kepada Indonesia sebagai negara pengirim jemaah haji terbesar di dunia.

“Saya ingin melaporkan di hadapan para ulama dan keluarga besar NU, bahwa Indonesia untuk pertama kalinya mendapat kehormatan memiliki lahan di Kota Suci Mekkah. Kita akan membangun Kampung Haji untuk jemaah haji dan umrah Indonesia,” ujar Prabowo

“Ini merupakan pertama kali dalam sejarah Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengizinkan bangsa lain memiliki tanah di Mekkah. Mereka bahkan mengubah undang-undang demi memberikan penghormatan kepada Indonesia,” lanjutnya.

Presiden berusia 74 tahun itu menargetkan dalam beberapa bulan ke depan sedikitnya 1.000 kamar dapat segera digunakan. Pembangunan akan terus berlanjut hingga tiga tahun ke depan untuk memenuhi seluruh kebutuhan jemaah Indonesia.

Kampung Haji untuk Tekan Biaya dan Tingkatkan Layanan

Prabowo menegaskan, tujuan utama pembangunan Kampung Haji adalah menjamin kenyamanan jemaah sekaligus menekan struktur biaya haji agar lebih terjangkau, khususnya bagi masyarakat kecil. Ia memastikan seluruh jemaah Indonesia akan memperoleh hunian yang layak setelah proyek tersebut rampung.

“Tidak perlu ragu lagi. Pelayanannya akan menjadi yang terbaik, dan saya bertekad menurunkan biaya haji bagi rakyat Indonesia,” tegasnya.

Presiden juga mengklaim kebijakan khusus yang diberikan Arab Saudi kepada Indonesia membuat sejumlah negara lain mulai mengantre untuk mendapatkan konsesi serupa.

Dengan kepemilikan lahan sendiri, ketergantungan Indonesia terhadap fluktuasi harga sewa hotel di Arab Saudi diharapkan dapat berkurang secara signifikan. Pemerintah menilai langkah ini akan membuat pengelolaan dana haji lebih efisien dan transparan, sekaligus memberikan kepastian layanan bagi jemaah haji dan umrah Indonesia.