Probolinggo – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Probolinggo mengevakuasi seorang lansia terlantar asal Desa Brani Wetan, Kecamatan Maron, untuk mendapatkan perawatan di UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha (PSTW) Bondowoso. Lansia tersebut diketahui bernama Saham (50), yang sebelumnya ditemukan dalam kondisi terlantar di wilayah Kecamatan Kraksaan. Saat ini, petugas masih terus memantau kondisi Saham selama menjalani perawatan di panti werdha. Penanganan awal dilakukan oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kraksaan sebagai langkah awal agar yang bersangkutan memperoleh layanan sosial yang lebih layak. Selanjutnya, Saham dibawa ke rumah singgah di Kecamatan Dringu untuk mendapatkan penanganan sementara. Setelah dilakukan asesmen kondisi, petugas memutuskan untuk merujuk Saham ke UPT PSTW Bondowoso guna memperoleh perawatan yang lebih komprehensif. Kepala Dinsos Kabupaten Probolinggo, Rachmad Hidayanto, mengatakan proses evakuasi dan pendampingan dilakukan pada Selasa (27/1) malam sekitar pukul 19.10 WIB. “Penanganan ini dilakukan semata-mata agar yang bersangkutan mendapatkan perawatan serta pendampingan lanjutan yang lebih optimal,” ujar Rachmad, Kamis (29/1). Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pelayanan dan perlindungan sosial bagi kelompok lansia terlantar. Rachmad juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menangani persoalan sosial, mulai dari TKSK, rumah singgah hingga UPT pelayanan sosial. “Kami terus mendorong sinergi antarpetugas lapangan dan lembaga layanan sosial agar setiap warga yang membutuhkan bisa ditangani secara cepat, tepat, dan manusiawi,” tegasnya. Ia pun mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan warga terlantar atau kelompok rentan di lingkungan sekitar, sehingga dapat segera ditindaklanjuti sesuai prosedur layanan sosial yang berlaku.