PAITON - Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Nurul Jadid (UNUJA) terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Communiverse 2026. Kegiatan perdana ini diinisiasi oleh Ahmad Dafa' Asyaddad, dosen UNUJA sekaligus penanggung jawab Studio Broadcasting. Communiverse dirancang sebagai wadah pengembangan kreativitas dan kompetensi peserta didik tingkat SMA/sederajat, sekaligus menjadi media promosi Program Studi KPI kepada masyarakat luas.

Menurut Ahmad Dafa' Asyaddad, Communiverse tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam kepada calon mahasiswa melalui kegiatan yang edukatif, kreatif, dan kolaboratif.

"Communiverse merupakan salah satu upaya kami untuk memperkenalkan Program Studi KPI kepada siswa SMA/sederajat melalui kegiatan yang mampu mengembangkan potensi mereka di bidang komunikasi dan media," ujarnya.

Memasuki tahap persiapan, panitia telah melaksanakan berbagai agenda penting, mulai dari rapat koordinasi internal, pembentukan kepanitiaan, pembagian tugas setiap divisi, penyusunan konsep dan teknis pelaksanaan, hingga finalisasi petunjuk teknis (juknis) perlombaan. Selain itu, panitia juga tengah menyusun strategi publikasi, menjalin komunikasi dengan sekolah-sekolah sasaran, berkoordinasi dengan calon dewan juri dan narasumber, serta menyiapkan berbagai kebutuhan administrasi dan teknis agar seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana secara optimal.

Communiverse 2026 akan diawali dengan penyelenggaraan lomba tingkat SMA/sederajat se-Indonesia yang terbagi ke dalam dua kategori, yaitu Public Speaking dan Content Creative. Kategori Public Speaking meliputi lomba Master of Ceremony (MC), Da'i Competition, dan News Anchor. Sementara itu, kategori Content Creative mencakup lomba Desain Poster, Fotografi, dan Video Reels. Berbagai persiapan terus dilakukan oleh panitia guna memastikan seluruh rangkaian perlombaan dapat berlangsung secara maksimal.

Selanjutnya, kegiatan akan dilanjutkan dengan Sharing Session Ketua Himpunan Mahasiswa (HIMA) Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam se-Jawa Timur. Forum ini dirancang sebagai ruang silaturahmi, diskusi, dan kolaborasi antarlembaga kemahasiswaan untuk berbagi pengalaman, program kerja, tantangan organisasi, serta inovasi dalam pengembangan Program Studi KPI di masing-masing perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat di antara mahasiswa KPI se-Jawa Timur.

Sebagai penutup, Communiverse 2026 akan menghadirkan workshop dengan narasumber yang kompeten di bidang komunikasi dan media. Workshop ini bertujuan memberikan wawasan praktis, meningkatkan keterampilan peserta, serta membekali mereka dengan pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan dunia akademik maupun dunia kerja di era digital.

Dalam proses persiapan tersebut, panitia juga melakukan penyesuaian jadwal pelaksanaan. Penyesuaian ini dilakukan karena proses administrasi berupa penerbitan surat rekomendasi perizinan dari pihak Pondok Pesantren Nurul Jadid masih berlangsung. Oleh sebab itu, Communiverse 2026 dijadwalkan akan diselenggarakan pada akhir Juli 2026. Waktu tambahan tersebut dimanfaatkan panitia untuk menyempurnakan seluruh aspek penyelenggaraan agar kegiatan dapat berlangsung lebih matang dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ketua Panitia Communiverse 2026, Rahmat Pria Ade Saputra, menyampaikan bahwa penyesuaian jadwal tidak mengurangi semangat seluruh panitia dalam mempersiapkan kegiatan. Sebaliknya, waktu tambahan tersebut dimanfaatkan untuk menyempurnakan konsep acara sehingga Communiverse diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh peserta.

Dengan berbagai persiapan yang terus dilakukan, panitia optimistis Communiverse 2026 dapat terselenggara dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta. Melalui rangkaian lomba, sharing session, dan workshop, kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah pengembangan kompetensi di bidang komunikasi dan media, tetapi juga mempererat kolaborasi antarmahasiswa serta memperkenalkan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Nurul Jadid kepada masyarakat luas sebagai program studi yang inovatif dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia di era digital.