PROBOLINGGO — Siswa kelas XII SMK Kesehatan Sunan Kalijaga Banyuanyar Tengah menggelar aksi sosial berupa layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi guru dan staf di MI Walisongo 1, Sabtu (12/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan siswa sebelum menjalani praktik lapangan atau magang yang dijadwalkan mulai Senin mendatang.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana bagi siswa untuk mengasah keterampilan yang telah mereka pelajari selama proses pembelajaran di sekolah. Melalui pelayanan kesehatan secara langsung, siswa kelas XII mendapat kesempatan untuk mempraktikkan prosedur dasar dalam suasana yang lebih dekat dengan kondisi lapangan.
Sejumlah layanan kesehatan diberikan dalam kegiatan tersebut. Para siswa melakukan pemeriksaan tekanan darah atau tensi, pemeriksaan kadar gula darah, serta menyediakan ruang konsultasi untuk keluhan kesehatan ringan. Seluruh layanan dilaksanakan dengan pendampingan guru sebagai bagian dari proses pembelajaran sekaligus pembekalan sebelum siswa memasuki lokasi magang.
Guru pendamping kegiatan, Luluk Nayyiroh, mengatakan, kegiatan tersebut dirancang untuk menjembatani pembelajaran teori yang diperoleh siswa di dalam kelas dengan pengalaman praktik di lapangan.
Menurutnya, kemampuan siswa tidak cukup hanya diukur dari pemahaman terhadap materi pembelajaran. Siswa juga perlu memiliki kemampuan untuk menerapkan pengetahuan tersebut secara langsung ketika berhadapan dengan masyarakat.
"Ini modal penting bagi mereka untuk mengasah keterampilan teknis sekaligus melatih komunikasi medis sebelum masuk ke dunia kerja," ujarnya.
Luluk menilai, pengalaman memberikan pelayanan secara langsung dapat menjadi bekal penting bagi siswa sebelum mereka menjalani magang. Selain melatih ketepatan dalam melakukan prosedur pemeriksaan dasar, kegiatan tersebut juga memberikan pengalaman bagaimana berkomunikasi dengan orang yang mendapatkan layanan.
Keterampilan komunikasi menjadi bagian penting dalam pelayanan kesehatan. Siswa dituntut mampu menyampaikan informasi dengan baik, membangun komunikasi yang tepat, serta memberikan pelayanan secara telaten dan bertanggung jawab. Karena itu, kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut sekaligus menjadi ruang bagi siswa untuk membangun kesiapan menghadapi lingkungan kerja.
Sementara itu, Kepala SMK Kesehatan Sunan Kalijaga, Lisa Zumrotul Hasanah, memberikan apresiasi terhadap inisiatif dan kesiapan para siswa dalam melaksanakan kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa persiapan menghadapi dunia kerja tidak hanya berkaitan dengan penguasaan keterampilan teknis, tetapi juga pembentukan karakter dan etika profesi. Menurutnya, siswa perlu dibekali dengan sikap empati, tanggung jawab, profesionalisme, serta kemampuan menjaga nama baik sekolah ketika berada di lingkungan kerja.
"Kami berharap para siswa dapat menumbuhkan rasa empati, profesionalisme, serta menjaga nama baik almamater saat bertugas di tempat magang nanti," tegasnya.
Lisa mengatakan, kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah. Selain menjadi bagian dari persiapan fisik dan mental menjelang pelaksanaan magang pada Senin mendatang, kegiatan layanan kesehatan gratis juga menjadi bentuk pengabdian sekolah kepada lingkungan sekitar.
Menurutnya, pengalaman yang diperoleh siswa melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu mereka menghadapi situasi nyata ketika berada di lokasi magang. Siswa tidak hanya dituntut mampu melaksanakan keterampilan sesuai bidang yang dipelajari, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan lingkungan serta menunjukkan sikap profesional selama menjalankan tugas.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Pihak MI Walisongo 1 menyambut positif kehadiran siswa SMK Kesehatan Sunan Kalijaga yang memberikan layanan pemeriksaan kesehatan kepada guru dan staf. Para siswa tampak sigap dan telaten dalam menjalankan setiap tahapan pelayanan yang menjadi bagian dari kegiatan tersebut.
Bagi siswa kelas XII, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk menguji kesiapan sebelum benar-benar terjun ke tempat magang. Pengalaman berinteraksi langsung dengan masyarakat memberikan gambaran mengenai tantangan yang kemungkinan akan mereka hadapi selama praktik lapangan.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana pembelajaran di sekolah dapat diarahkan pada pengalaman yang bersifat praktis. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh siswa tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran di ruang kelas, tetapi dapat diterapkan dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan tersebut, SMK Kesehatan Sunan Kalijaga berharap seluruh siswa kelas XII semakin siap menjalani masa magang yang akan dimulai pada Senin mendatang. Selain memiliki keterampilan teknis yang memadai, siswa diharapkan mampu menunjukkan sikap empati, tanggung jawab, komunikasi yang baik, dan profesionalisme ketika berada di lingkungan kerja.
Dengan demikian, kegiatan layanan kesehatan gratis ini menjadi bagian dari proses pembekalan siswa untuk menghadapi dunia kerja sekaligus menjadi bentuk kontribusi sekolah kepada masyarakat di lingkungan sekitar.