Polisi berhasil mengungkap kasus penemuan jasad seorang perempuan di dalam sumur irigasi di Dusun Wakaf, Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Korban diketahui bernama Siti Munawaroh (24), warga Desa Bantaran, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo.
Identitas korban berhasil diungkap setelah tim gabungan Polres Probolinggo melakukan proses identifikasi dan penyelidikan. Kapolsek Kraksaan Polres Probolinggo, Kompol Masykur, mengatakan hasil pemeriksaan awal mengindikasikan bahwa korban meninggal dunia secara tidak wajar. Penyidik juga masih mendalami dugaan adanya kekerasan seksual sembari menunggu hasil pemeriksaan forensik.
"Korban sudah berhasil kami identifikasi. Tahap berikutnya adalah mengungkap penyebab kematian," ujar Kompol Masykur kepada wartawan, Sabtu (4/7/2026).
Jasad korban sebelumnya ditemukan di dasar sumur irigasi di kawasan Blok Alas Kottah sekitar pukul 07.00 WIB oleh seorang pekerja kebun yang hendak mengalirkan air ke lahan pertanian.
Berdasarkan hasil penyelidikan, Satreskrim Polres Probolinggo bersama Unit Reskrim Polsek Kraksaan mengamankan dua terduga pelaku berinisial R dan H, warga Desa Alaskandang, Kecamatan Besuk. Korban diduga dibunuh setelah sebelumnya bertemu dengan salah satu pelaku yang dikenalnya melalui aplikasi perjodohan.
Kapolres Probolinggo AKBP Muh Wahyudin Latif membenarkan bahwa kasus tersebut telah berhasil diungkap. Menurutnya, hasil autopsi menguatkan dugaan pembunuhan dan menjadi dasar penyidik menetapkan dua orang sebagai tersangka.
"Alhamdulillah kasus ini sudah terungkap. Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif dan pengembangan untuk memastikan ada tidaknya pelaku lain yang terlibat," pungkasnya.
Sebelumnya, polisi mengungkap penemuan mayat perempuan tanpa busana di dalam sumur yang berada di kebun sengon, Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Korban diketahui merupakan korban pembunuhan.
Polisi bergerak cepat melacak identitas korban setelah jasad ditemukan. Korban diketahui berinisial SM (24), warga Desa Bantaran, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo.
Selain berhasil mengidentifikasi korban, polisi juga menerima hasil autopsi dari tim dokter forensik. Hasil pemeriksaan tersebut menemukan adanya bukti-bukti kekerasan fatal pada tubuh korban.
"Hasil autopsi memperkuat dugaan bahwa korban meninggal akibat pembunuhan," kata Kapolres Probolinggo AKBP Wahyudin Latif, Sabtu (4/7/2026).
Sebelumnya diberitakan, mayat perempuan tanpa busana ditemukan di dalam sumur di tengah kebun sengon, Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jumat (3/7/2026). Saat ditemukan, kondisi jenazah telah membusuk.
Penemuan mayat bermula ketika warga mencium aroma menyengat yang berasal dari area kebun sengon. Setelah ditelusuri, bau tersebut diketahui berasal dari sebuah sumur dengan kedalaman sekitar enam meter.
Petugas Polsek Kraksaan bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Probolinggo dan Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Probolinggo kemudian melakukan proses evakuasi terhadap jasad korban. Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani autopsi.